Lamellong

Lamellong

(Mursalim, S.Pd., M.Si)

Lamellong dikenal sebagai orang yang paling berperan dalam menciptakan pola dasar pemerintahan Kerajaan Bone di masa lampau. Tepatnya pada abad ke-16 masa pemerintahan Raja Bone ke-6 La Uliyo Bote’E (1543-1568) dan raja Bone ke-7 Tenri Rawe BongkangngE (1568-1584). Lamellong muncul ibarat bintang gemilang di kerajaan. Dengan pokok-pokok pikiran tentang hukum dan ketatanegaraan. Pokok-pokok pikiran beliau menjadi acuan bagi Raja dalam melaksanakan aktivitas pemerintahan. Baca lebih lanjut

Mata Uang dari Zaman Kerajaan Nusantara Hingga Zaman Pemerintahan Indonesia

Mata Uang dari Zaman Kerajaan Nusantara Hingga Zaman Pemerintahan Republik Indonesia


I. Mata uang zaman kerajaan di Nusantara

Uang Syailendra (850 M)

Mata uang Indonesia dicetak pertama kali sekitar tahun 850/860 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Mataram Syailendra yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin tersebut dicetak dalam dua jenis bahan emas dan perak, mempunyai berat yang sama, dan mempunyai beberapa nominal :

* Masa (Ma), berat 2.40 gram; sama dengan 2 Atak atau 4 Kupang
* Atak, berat 1.20 gram; sama dengan ½ Masa, atau 2 Kupang
* Kupang (Ku), berat 0.60 gram; sama dengan ¼ Masa atau ½ Atak Baca lebih lanjut

Bate Salapang, Penyatu Perserikatan Kerajaan Gowa

Bate Salapang, Penyatu Perserikatan Kerajaan Gowa

 Istana Balla Lompoa Kerajaan Gowa

Jari-jemari yang sudah keriput itu membuka lembaran buku yang diambil dari lemari. Ia lalu menunjukkan isinya yang bercerita tentang sejarah Kerajaan Gowa. “Inilah buku sejarah Kerajaan Gowa. Mitos kemunculan Raja Gowa pertama ada di buku ini,” kata Abdul Razak Daeng Jarung Daengta Gallarang Tombolo, 67 tahun, salah satu dari anggota dewan adat Gowa yang tergabung dalam Bate Salapang. Baca lebih lanjut

Definisi Nusantara

Definisi Nusantara

Tentang Definisi Nusantara. Secara etimologi, kata ”nusantara” tersusun dari dua kata, ”nusa” dan ”antara”. Jika dikupas dari kata per kata, kata ”nusa” dalam bahasa Sanskerta berarti pulau atau kepulauan. Sedangkan dalam bahasa Latin,  kata ”nusa” berasal dari dari kata nesos yang menurut Martin Bernal dapat berarti semenanjung, bahkan suatu bangsa. Merujuk pada pernyataan Bernal tersebut, maka kata ”nusa” juga mempunyai kesamaan arti dengan kata nation dalam bahasa Inggris yang berarti bangsa. Dari sini bisa ditafsirkan bahwa kata ”nusa” dapat memiliki dua arti, yaitu kepulauan dan bangsa. Baca lebih lanjut

STRUKTUR PEMERINTAHAN KERAJAAN GOWA

STRUKTUR PEMERINTAHAN KERAJAAN GOWA

MASA PRA-ISLAM (ABAD XIV)
Tiap-tiap kerajaan seperti Kerajaan Luwu, Kerajaan Bone dan Kerajaan Gowa mempunyai sistem pemerintahan yang tersusun sendiri-sendiri. Susunan pemerintahan kerajaan-kerajaan itu berbeda-beda dan tidak sama keadaannya. Baca lebih lanjut

Sejarah Kota Makassar

Sejarah Kota Makassar

Awal Kota dan bandar makassar berada di muara sungai Tallo dengan pelabuhan niaga kecil di wilayah itu pada penghujung abad XV. Sumber-sumber Portugis memberitakan, bahwa bandar Tallo itu awalnya berada dibawah Kerajaan Siang di sekitar Pangkajene, akan tetapi pada pertengahan abad XVI, Tallo bersatu dengan sebuah kerajaan kecil lainnya yang bernama Gowa, dan mulai melepaskan diri dari kerajaan Siang, yang bahkan menyerang dan menaklukan kerajaan-kerajaan sekitarnya. Akibat semakin intensifnya kegiatan pertanian di hulu sungai Tallo, mengakibatkan pendangkalan sungai Tallo, sehingga bandarnya dipindahkan ke muara sungai Jeneberang, disinilah terjadi pembangunan kekuasaan kawasan istana oleh para ningrat Gowa-Tallo yang kemudian membangun pertahanan benteng Somba Opu, yang untuk selanjutnya seratus tahun kemudian menjadi wilayah inti Kota Makassar. Baca lebih lanjut