Mitos, Ideologi dan Ilmu

Mitos, Ideologi dan Ilmu

Oleh: Kuntowijoyo

Guru Besar Ilmu Sejarah UGM

Bagian Pertama

Knowledge is Power (Michel Foucault) Sejarah kesadaran keagamaan umat Islam Indonesia ini sudah pernah saya kemukakan pada 1985. Pada tahun itu periodisasi sejarah kesadaran keagamaan umat yang mutakhir ke dalam Periode Ilmu masih merupakan intuisi dan prediksi sejarawan berdasarkan kesadaran tentang waktu, proses, perkembangan, dan perubahan. Baca lebih lanjut

Iklan

Amerika Serikat dan Dunia Internasional Abad XXI

Amerika Serikat dan Dunia Internasional Abad XXI

(Oleh: Drs. Patrice Lumumba, MA)

I Pengantar

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa AS adalah sebuah negara besar dan sangat kuat, baik di bidang ekonomi, politik, maupun militer. Dari kondisi ini, AS dijuluki dengan istilah “superpower” atau “adi-daya”. Baca lebih lanjut

D e m o k r a s i

Demokrasi

oleh : Djoko Sulistiyo

Graduate Student Florida State University

Tallahassee, Florida, USA

Kata Sahibul hikayat, perbedaan pendapat dan kekerasan itu sudah ada sejak umat manusia muasal bermula di dunia.

Alkisah, dua putera Adam sudah berbunuhan ketika alam baru saja tercipta. Dalam perbedaan pendapat, adakalanya pendapat sang wasis dan bijaksana yang diterima, tapi lebih sering pendapat pendekar sakti perkasalah yang menentukan dunia. Kekuatan dan kesaktian sangat sering lebih menentukan percaturan dunia dibanding kebijaksanaan dan moral yang dibawa para sufi dan pujangga. Baca lebih lanjut

Gerakan Perempuan Melawan Tirani Patriarkh Baru

Gerakan Perempuan Melawan Tirani Patriarkh Baru

Oleh: Rini Yuni Astuti*

Jika kita berbicara tentang gerakan perempuan, maka masih banyak orang menganggap bahwa persoalan mendasar yang dihadapi oleh gerakan perempuan hanyalah budaya patriarkhi yang meminggirkan dan menindas perempuan. Kita lupa bahwa perkembangan ekonomi global telah melahirkan tirani-tirani patriarch baru: ekonomi global, otoritarianisme, militerisme, dan fundamentalisme. Empat kekuatan inilah yang sedang dan akan menghancurkan kehidupan perempuan. Baca lebih lanjut

KATA-PENGANTAR LAMA PADA ANTI-DÜHRING, TENTANG DIALEKTIKA

KATA-PENGANTAR LAMA PADA ANTI-DÜHRING.

TENTANG DIALEKTIKA

 

Karya berikut ini sama sekali tidak berasal dari suatu “dorongan kalbu”. Sebaliknya, temanku Liebknecht dapat bersaksi akan usahanya yang keras untuk membujuk diriku mengarahkan sorotan kritik pada teori paling baru Herr Dühring mengenai sosialisme. Sekali kuputuskan untuk melakukan hal itu, aku tidak mempunyai pilihan lain kecuali menyelidiki teori ini, yang mengklaim merupakan buah praktikal terakhir dari suatu sistem filosofikal baru, dalam kaitannya dengan sistem ini, dan dengan demikian memeriksa sistem itu sendiri. Karenanya aku terpaksa mengikuti Herr Dühring ke dalam wilayah yang sangat luas, di mana ia berbicara mengenai segala hal yang mungkin dan mengenai hal-hal lain pula. Itulah menjadi asal-usul serentetan karangan yang muncul dalam Vorwärts Leipzig dari awal tahun 1877 dan seterusnya dan disajikan di sini sebagai suatu kesatuan yang berangkaian. Baca lebih lanjut

Apakah Budaya Proletar itu, dan mungkinkah Anda ?

Apakah Budaya Proletar itu, dan Mungkinkah Ada?

Oleh : Leon Trotsky

Setiap kelas yang berkuasa pasti menciptakan budayanya sendiri, dan karenanya juga menciptakan seni mereka sendiri. Sejarah telah menyaksikan adanya budaya-budaya perbudakan dari Timur dan keantikan budaya klasik, budaya feodal Eropa zaman pertengahan dan budaya borjuis yang saat ini memerintah dunia. Berangkat dari sinilah terdapat pemikiran bahwa kaum proletar juga harus menciptakan budaya dan seninya sendiri. Baca lebih lanjut